Tips menjaga gigi anak tetap sehat:
- Anak sedini mungkin dikenalkan dengan dokter gigi seperti menemani orangtua atau kakaknya (bukan saat si anak sakit gigi) ke dokter gigi agar tidak takut untuk memeriksakan giginya.
- Gigi hitam (gigis) pada anak-anak belum tentu dicabut
- Anak sulit makan mungkin disebabkan adanya rasa sakit pada gigi yang akan tumbuh, ditandai adanya tonjolan putih pada gusi
- Konsultasikan kepada dokter gigi pada gigi berjejal awal
- Hindari kebiasaan buruk seperti mengempeng, menghisap jari, menggigit kuk, dan malas menggosok gigi pada malam hari
- Biasakanlah memberikan air putih dalam botol setelah mengedot susu pada malam hari.
- Gunakanlah sikat gigi sesuai dengan umur anak dan pasta gigi anak yang atraktif.
Fissure sealant
Merupakan perawatan pencegahan kedokteran gigi dnegan cara melapisi gigi dengan bahan akrilik atau resin glass ionomer. Lapisan ini akan mencegah terjadinya lubang kecil pada celah-celah gigi.
Fissure sealant minimalnya diaplikasikan pada empat gigi geraham pertama , karena gigi ini merupakan gigi tetap pertama yang tumbuh pada anak-anak (6 tahun) sehingga rawan terjadinya gigi berlubang.
Perawatan ini cukup dilakukan satu kali pada satu gigi. Perawatannya tidak membutuhkan waktu lama, setelah gigi dibersihkan, gigi diberi cairan khusus, diaplikasikan bahan pelapis cair, disinas, kemudian dihaluskan dengan bur.
Topikal Aplikasi Flouride
Topikal aplikasi fluoride adalahpenambahan bahan aktif flour pada permukaan gigi secara lokalis. Topikal aplikasi pada umumnya dilakukan pada gigi susu. Topikal aplikasi fluoride dianjurkan setelah gigi susu tumbuh lengkap dalam mulut, biasanya usia 2,5- 3 tahun. Perawatan dilakukan dengan menggunakan tray yang diberi gel fluoride kemudian dipasangkan di mulut anak selama 3-5 menit. Aplikasi ini idealnya dilakukan setiap 6 bulan sekali selama masa pertumbuhan gigi anaka-anak, sampai usia 12 tahun (gigi tetap mulai tumbuh semua.


