Hari ini saya akan mengulas tindakan yang saya lakukan kemarin dengan Alveolar Ridge Splitting (pembelahan tulang penyangga gigi). Pembelahan tulang penyangga gigi ini dilakukan untuk mendapatkan dimensi horizontal atau ketebalan dari tulang penyangga implan itu sendiri. Pasien pria dengan usia 60 tahun dengan keluhan sering menguyah pada sisi sebelah kiri dan pasien menginginkan untuk pemasangan implan pada gigi bagian atas dan pada gigi bagian bawah sebelah kanan.
Sebelumnya, pasien dilakukan pencabutan 2 minggu sebelum pemasangan implan pada rahang atas dan saya lakukan pemasangan implant dengan early implant placement. Sedangkan pada rahang bawah sebelah kanan, rencana perawatan yang saya lakukan adalah pemasangan implant dengan Alveolar dengan Ridge Splitting karena tinggi tulang atau ridge tulang penyangga gigi yang akan dipakai untuk menyangga implant sangat pendek dan dekat pada dasar mulut. Sehingga rencana yang saya lakukan adalah melakukan penghalusan ridge yang tajam kemudian dilakukan, pembelahan tulang alveolar itu sendiri. Setelah jaringan mukosa dibuka dilakukan, slicing pada tulang alveolar dengan menggunakan serial slicing. Dari slicing yang paling kecil ke besar kemudian dilakukan kembali slicing yang kecil. Tujuannya adalah untuk mendapatkan daerah potongan dan kita mendapatkan daerah yang lebar.

Setelah serial slicing dilakukan, kita lakukan serial cracking. Serial cracking ini dilakukan dengan pemberian pembebanan sesuai dengan alat alveolar ridge splitting. Pembebanan dari ukuran implan paling kecil sampai ukuran yang besar. Untuk pasien ini, saya lakukan pemberian untuk ukuran lebar 45 mm dan panjang 10 mm atau yang biasa dilakukan untuk implant gigi. Biasanya dilakukan untuk implant gigi geraham kecil atau premolar.
Setelah Serial Slicing dan Cracking dilakukan, tahap selanjutnya adalah pemasukan dari implant itu sendiri. Implan yang saya pakai berukuran panjang 10 mm dan diameter 45 mm. Setelah pemasangan implant dilakukan, dipastikan jaringan mukosa yang menutupi implant harus bisa menutup karena kita baru saja melakukan pelebaran dari dimensi horizontal. Setelah jaringan meng-cover implant yang kita lakukan, kita observasi implan selama 1 minggu untuk dilakukan pelepasan jahitan. Implan harus dimasukkan sampai ke dalam Bone level dan harus ter-cover oleh jaringan. Pada gambar Radiograf berikut menunjukkan bahwa implant pada bagian atas dan bawah sudah cukup baik. Selanjutnya pasien dilakukan observasi selama 1 minggu. Pada gambaran pemeriksaan radiografi terlihat implant masuk sedalam Bone Level dan tertutup dari jaringan mukosa. Dan itu merupakan indikator dari pemasangan implant yang baik.


