Dental implant anatomy

Dental implant merupakan salah satu cara untuk menggantikan gigi yang hilang dengan memasangkan sekrup bahan titanium ke dalam tulang alveolar rahang dan memasangkan mahota gigi diatasnya.  

Dental implant memiliki kelebihan dibandingkan geligi tiruan lainnya karena bentuk dan fungsinya mendekati gigi asli (kenyamanan saat makan dan bicara).

Akibat kehilangan gigi

Kehilangan gigi belakang pada salah satu sisi rahang dapat menyebabkan :

  1. Kebiasaan mengunyah pada salah satu sisi rahang, yang akan menyebabkan kelainan sendi rahang
  2. Penumpukan karang gigi pada sisi rahang yang jarang digunakan
  3. Pergeseran dengan kemiringan tidak normal pada gigi sebelah daerah tidak bergigi
  4. Tulang alveolar rahang akan menipis dan memendek karena tidak ada gigi pengganti

Waktu yang dibutuhkan untuk pemasangan dental implant

Mekanisme pemasangan dental implant hampir menyerupai pencabutan gigi, yaitu dilakukan dengan bius lokal dan hanya memerlukan waktu kurang lebih 30 menit.

Mulai dari konsultasi awal sampai pada saat gigi terpasang, keseluruhan proses ini memakan waktu kurang lebih tiga sampai empat bulan.

alur perawatan implan gigi
  1. Pemasangan dental implant dimulai dengan membuka mukosa dibuka dan penmgeburan pada tulang alveolar rahang
  2. Dental implant diaplikasikan didalam tulang dan ditutup dengan flap mukosa sehingga seperti keadaan semula. Permukaan implant dan tulang disekelilingnya menyatu (osseointegrasi) selama 3,5 sampai 4 bulan
  3. Pada akhir periode penyembuhan, mukosa yang menutupi dental implant dibuka untuk dipasangkan abutmen. Abutmen dipasangkan 1-2 minggu untuk membentuk level gusi
  4. Protesa gigi/ mahkota gigi dikoneksikan pada abutment dengan sekrupatau dengan sementasi

Perlu diingat, ada banyak faktor yang mempengaruhi lamanya keseluruhan proses ini, termasuk, kecepatan penyembuhan pada saat implant dipasang, apakah diperlukan pencangkokan tulang (bone grafting), dan juga apakah pasien memiliki komplikasi medis yang lain.

Kasus apa saja yang dapat dipasangkan dental implant?

Pengasahan gigi sebelah untuk pemasangan bridge, sudah jarang dipakai untuk penggantian kehilangan satu gigi. Dental implant tidak membutuhkan pengasahan gigi sebelahnya yang masih ada dan memberikan tampilan gigi yang hilang seperti aslinya.

  1. Mengganti beberapa gigi

Multiple dental implant menggantikan geligi tiruan lepasan yang sudah mulai ditinggalkan dimana masihmenggunakan pengait dan perekat. Dimana sandaran geligi tiruan lepasan ini bertumpu pada gusi bekas dari gigi yang hilang, akibatnya tulang alveolar rahang menerima beban berlebih sehingga tulangnya menghilang/ resorb

  • Mendukung geligi tiruan

Geligi tiruan lepasan yang tidak pas pada gusi akan mengakibatkan ketidaknyamanan, iritasi dan tekanan berlebih yang menyebabkan hilangnya tulang. Dental implant merangasang tulang rahang dan menyebarkan tekanan secara merata untuk mempertahankan kualitas tulang jangka panjang.

Apa yang perlu diperhatikan?

  1. Pada perokok: Menghentikan rokok 1 minggu sebelum dan sesudah pemasangan dental implant, karena mempengaruhi epitelisasi penyembuhan jaringan gusi.
  2. Pada pasien diabetes : Mengendalikan kadar gula darahnya (minum obat sesuai anjuran dokter)
  3. Menjaga kebersihan mulut dan melakukan skeling/ cuci karang berkala (6 bulan sekali)

Bagi pasien yang telah memasang dental implant, dianjurkan untuk melakukan check-up untuk pembersihan, ataupun saat timbul kerusakan sehingga tidak menyebabkan implan itu harus diganti. Dental implant ini bisa bertahan di atas 5 tahun, bahkan sampai 10 tahun lebih.

Dengan rata-rata keberhasilan hampir 95% dan selama 50 tahun ini implan gigi adalah perawatan terbaik untuk mengganti gigi yang telah tanggal atau rusak.

 

Leave a Reply

Discover more from Dentfam Clinic Semarang

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading