

Pada saat tertidur, bernafas yang baik adalah menghirup udara melalui hidung, langit-langit lunak, tenggorokan, kemudian masuk melalui paru-paru. Pada saat ada obstruksi pada rongga hidung, udara yang tidak lancar akan mengakibatkan frekuensi nafas yang lebih cepat dan mengakibatkan pembengkakan pada daerah lainnya seperti pembengkakan pada langit-langit lunak.
Obstruksi juga bisa disebabkan oleh lidah yang jatuh kearah faring, atau tenggorokan bagian atas, yang menyebabkan gangguan jalan nafas. Rahang bawah yang kecil dan amandel/ tonsil juga menyebabkan masalah obstructive sleep apnoea (OSA).
Intinya saat terjadi hambatan aliran udara nafas saat tidur ini menimbulkan getaran suara yang kita sebut dengan mendengkur.
Efek buruk dari Obstructive Sleep Apnoea (OSA)
OSA terjadi ketika nafas terganggu saat tidur. Saat tenggorokan menyempit, udara yang masuk ke paru-paru menjadi tidak adekuat, menyebabkan stress pada tubuh, sehingga menyebabkan kita bangun mendadak. Hal ini menyebabkan tidur kita tidak berkualitas karena sering terbangun, namun juga menyebabkan asupan oksigen saat tidur ini berkurang
Cara kita menyadari jika orang tersebut mendengkur
- Sering terbangun atau tersedak saat tidur, sehingga gampang mengantuk dan capek
- Mulut dan tenggorokan kering karena bernafas lewat mulut
- Menanyakan pada partner saat tidur
orang mendengkur itu tidak harus obesitas. Beberapa faktor yang menyebabkan mendengkur:
- Sumbatan pada jalur nafas: hidung seperti pilek atau alergi yang menyebabkan mukosa hidung membesar sehingga mengubah jalur nafas melalui mulut. Radang tonsil Amandel
- Obesitas atau berat badan berlebih, kegemukan dapat memberi tekanan pada tenggorokan sehingga mengurangi ukuran jalur pernapasan. Saran saya kurangi makan berat sebelum tidur.
- Konsumsi alkohol atau obat penenang berlebihan yang berdampak pada pengenduran otot super relaks
- Merokok yang menyebabkan iritasi pada mukosa hidung dan langit-langit lunak
- Gravitasi, lidah jatuh ke posisi paling bawah, sehingga menekan tenggorokan
Cara menghilangkan kebiasaan mendengkur
- Cara pendekatan bedah/ invasive
- Bedah jaringan lunak
- Genioglossus and tounge advancement (Mengikatkan otot dasar mulut ke rahang)
- Radiofrequency ablation (RFA) pada lidah
- Laser Er: YAG pada langit langit lunak
- UPPP (uvulopharyngoplasty)




- Bedah jarring keras/ tulang à pilihan saya untuk mengatasi mendengkur
Orthognatic surgery (Bilateral Sagital Split osteotomy)

- Bedah bariatric/ pengecilan lambung, menurut penelitian dapat mengurangi mendengkur
- Cara medis non bedah
- Penggunaan alat gigi yang menjaga posisi rahang tidak kebelakang (Mandibular Advancement Device (MAD), saran tidak menggunakan alat yang tidak custom kepada pasien

- Penggunaan alat CPAP (Continuous Positive Airway Pressure)
SEkarang ada alat AutoPAP yang bisa mengatur tekanan yang berubah ubah saat kita tertidur dan BiPAP (Bilevel PAP) untuk orang dengan severe OSA dengan menggunakan 3 mode system ventilasi Assist/Control ventilation (A/C), Pressure Support Ventilation (PSV) and Synchronized Intermittent Mandatory Ventilation (SIMV)

- Mengubah gaya hidup
- Tidak merokok
- Tidur yang cukup
- Mengubah posisi tidur (miring, tidak memakai bantal tinggi)
- Mengurangi berat badan
Saran yang kurang setuju:
- Sabuk anti ngorok (anti snore chin straps)
- Spray anti ngorok (nasal spray)
- Nasal clip



Orang mendengkur bukan tanda orang itu tidur berkualitas, namun dapat menyebabkan sakit jantung, hubungannya karena suplai oksigen berkurang sehingga membuat frekuensi nafas bertambah, membuatkompresi pada jantung. Selain itu respon denyut jantung meningkat, karena otak mnegeluarkan sinyal kekurangan oksigen. Tidur tidak berkualitas akibat dari OSA yang dimaksud adalah pasien akan sering terbangun untuk dapat menghirup uadara
Latihan otot untuk mengurangi mendengkur
Setiap latihan
- Dilakukan setiap 5 detik
- Diulangi 3x atau lebih
- Harus dilakukan 2x sehari
Diawali dengan relaksasi otot leher dengan occiptal lift, trapezius stretching, posisi tulang belakang (duduk/ berdiri) yang baik dan jika ada cermin
- Lidah dijulurkan sejauh mungkin ke atas dan ke bawah
Trik: dapat pakai penekanan dengan sendok, kemudian dilawan lidah
Pada orang tongue tie bisa menjulurkan didalam langit2
- Hisap lidah dan arahkan lidah kearah langit2
rasakan lidah menjadi cekung, dan langit2 belakang tertarik.
Trik: untuk teknik yang lebih sulit tambahkan grakan kepala mengadah
- Tekan lidah kearah sisi kanan dan kiri mulut.
- Jatuhkan lidah ke arah faring/ tenggorokan belakang
- Letakkan lidah diantara gigi, lidah digembungkan kemudian menelan
- Latihan vokal (a e i o u) dengan letakkan gigi digigi bawah depan



